Said Aqil Siroj (56), kiai dan doktor lulusan Universitas Ummu al-Qura, Mekkah, gundah melihat citra Islam dikaitkan dengan terorisme. Menurut dia, bom bunuh diri yang merenggut banyak nyawa jelas melenceng dari spirit Islam. Kekerasan atas nama jihad itu dosa besar dan itu muncul akibat pemahaman agama yang keliru dan sepotong-sepotong.
Islam itu agama yang bercita-cita membangun tamaddun atau peradaban. Peradaban itu mengembangkan prinsip-prinsip kemanusiaan universal demi menegakkan kedamaian di muka bumi untuk masyarakat lintas agama, lintas etnis, dan lintas negara,” Said Aqil Siroj.
